Thursday, 16 January 2014

Dalam 3 Tahun Peredarannya, Penjualan Galaxy Note di Korsel Telah Capai 10 Juta Unit

Dalam 3 Tahun Peredarannya, Penjualan Galaxy Note di Korsel Telah Capai 10 Juta Unit

Walaupun seringkali dituduh sebagai perusahaan plagiat iPhone, namun akhir 2011 lalu Samsung muncul sebagai perusahaan yang mengawali sebuah trend baru di dunia industri perangkat mobile. Trend baru tersebut tak lain adalah peluncuran perangkat kategori phablet pertama yaitu Galaxy Note, sebuah perangkat yang termasuk asing di awal peluncurannya.
Namun seiring dengan jalannya waktu dan semakin meningkatnya permintaan konsumen untuk sebuah display berukuran besar yang memiliki resolusi sekelas flat TV di ponsel mereka, maka popularitas perangkat kategori ini segera melesat. Apple yang selama ini dikenal sebagai inovator kabarnya malah sampai mempertimbangkan untuk memproduksi iPhone baru yang berukuran besar dan masuk dalam kategori phablet.
Di negara sendiri, lini Galaxy Note tampaknya juga menuai kesuksesan. Samsung hari ini mengumumkan bahwa semenjak pertama kali merilis Galaxy Note di tahun 2011 silam, penjualan Galaxy Note pertama, Note 2 & Note 3 di Korea Selatan telah mencapai 10 juta unit. Angka 10 juta unit tersebut merupakan jumlah dari perangkat yang dikirimkan untuk berbagai perusahaan operator seluler dan juga toko ritel ataupun reseller, belum angka pasti dari Galaxy Note yang telah sampai ke tangan konsumen. Namun tetap saja, 10 juta unit untuk negara seukuran Korea Selatan tetaplah sebuah angka yang tinggi.
Untuk menyelenggarakan pencapaian ini, Samsung menyelenggarakan sejumlah kuis dengan hadiah utama mulai dari tiket konser gratis hingga sebuah kamera digital. Selamat Samsung!

Sharp RW-16G, Tablet Windows 8.1 dengan Layar Besar

Sharp RW-16G, Tablet Windows 8.1 dengan Layar Besar

Setelah bulan lalu mengumumkan tablet Mebius Pad, kini Sharp kembali mengumumkan sebuah tablet baru yang dinamakan Sharp RW-16G. Dengan mengusung RW-6G sepertinya Sharp ingin memberikan pilihan baru dalam hal ukuran layar. Berbeda dengan kebanyakan tablet pada saat ini yang hanya menawarkan ukuran layar 7 - 12 inci, Sharp RW-6G hadir dengan layar raksasa berukuran 15,6 inci.

Spesifikasi yang diusung tablet raksasa Sharp RW-6G meliputi layar 15,6 inci dengan resolusi 3.200 x 1.800 (WQHD), prosesor Intel COre i5-4200U, RAM 4GB, solid-state drive 128GB, dan berjalan pada Windows 8.1 Pro. Menariknya, layar Sharp RW-6G didukung teknologi IGZO display yang berarti dapat menawarkan desain lebih tipis dengan kepadatan piksel tinggi. Selain itu Sharp RW-6G juga didukung microSD card slot, Mini DisplayPort dan port USB 3.0. Dan yang terakhir Sharp RW-6G memiliki ketebalan 0,5 inci dan berat 2,7 pond.

Saat ini tidak ada informasi harga Sharp RW-6G, tapi tablet raksasa yang satu ini dijadwalkan akan dijual mulai Maret mendatang. Jika Anda tidak suka Sharp RW-6G karena memiliki ukuran layar terlalu besar, maka Anda bisa mempertimbangkan Sharp Mebius Pad dengan layar 10,1 inci atau Samsung Galaxy TabPRO 12.2 yang menawarkan layar berukuran 12,2 inci. Tapi jika Anda berminat dengan tablet raksasa Sharp RW-6G, Anda bisa memantau perkembangan beritanya di TMK :)

Sejumlah Display LG G Flex Cacat Bawaan, LG Anggap Normal

Sejumlah Display LG G Flex Cacat Bawaan, LG Anggap Normal

Demo video yang dipamerkan LG ketika mereka mempromosikan produk ponsel fleksibel pertama mereka yaitu G Flex memang tampak sangat meyakinkan, dan tak heran jika banyak orang yang langsung tertarik untuk menyisihkan uang demi membeli ponsel tersebut. Namun kabar terbaru dari Korea Selatan ini mungkin akan menghalangi niatan Anda untuk membeli G Flex.
Sejumlah pelanggan di Korea Selatan mendapatkan sebuah kejutan yang tak diinginkan ketika mereka membuka box G Flex; ada sejumlah cekungan kecil pada panel display POLED (plastic OLED) yang digunakan. Yang menjengkelkan, ketika para pelanggan tersebut mengadu pada LG tentang cacat yang ada di ponsel, LG mengatakan bahwa cacat tersebut merupakan hal yang lumrah dan menolak untuk memberikan unit pengganti.
Dalam pernyataan resminya via Korea Times, LG mengatakan bahwa komponen-komponen utama dari G Flex seperti glass cover, display OLED, baterai dan frame semuanya bersifat elastis, maka frekuensi pemakaian yang sering atau sedikit paksaan saja akan sangat mungkin untuk meninggalkan bekas atau menimbulkan cacat. LG menekankan bahwa masalah tersebut tak akan mengganggu performa G Flex sama sekali.
Salah seorang seller asisten toko elektronik yang menjual G Flex mengatakan bahwa seluruh perangkat G Flex yang ada di tokonya memiliki cacat di bagian display. LG sendiri berjanji bahwa cekungan atau benjolan tersebut akan hilang dengan sendirinya seiring dengan jalannya waktu, atau pengguna bisa menekannya dari arah berlawanan untuk mengembalikan display ke bentuk normal. Yang jelas LG akan tetap enggan memberikan unit pengganti.

Pantech Siapkan Vega Iron 2 Untuk Bersaing Dengan Samsung Galaxy S5

Pantech Siapkan Vega Iron 2 Untuk Bersaing Dengan Samsung Galaxy S5

Sama seperti tahun lalu, Pantech meluncurkan Vega Ironuntuk bersaing dengan Samsung Galaxy S4. Kini produsen smartphone asal China tersebut sepertinya siap untuk merilis Vega Iron 2 untuk bersaing dengan Samsung Galaxy S5. Lalu, seperti apakah spesifikasi yang dihadirkan Pantech untuk Vega Iron 2 agar mampu bersaing dengan Samsung Galaxy S5?

Tidak banyak bocoran informasi Pantech Vega Iron 2 tapi menurut ZDNet Korea, Vega Iron 2 akan menggunakan bodi metal dan memiliki dukungan fitur fingerprint scanner seperti pendahulunya. Selain itu Anda bisa berharap Pantech Vega Iron 2 akan didukung layar dengan resolusi Quad HD (1600 x 2560p) yang menjadi tren smartphone kelas atas pada tahun ini, termasuk Samsung Galaxy S5.

Pantech Vega Iron 2 dilaporkan akan diluncurkan pada bulan April mendatang sebagaimana Samsung Galaxy S5 yang juga diperkirakan akan diluncurkan pada bulan yang sama. Saat ini tidak ada informasi harga dan ketersediaan salah satu calon pesaing Samsung Galaxy S5, Pantech Vega Iron 2 di pasar global. Jadi, nantikan perkembangan berita Pantech Vega Iron 2 di TMK

Saturday, 16 March 2013

razr d1 dan d3 , 2 smartphone baru dari motorola


Motorola nampaknya akan lebih memperhatikan wilayah Asia dan Amerika Latin sebagai wilayah dimana mereka bisa menjual perangkat smartphone lebih baik. Kali ini Motorola merilis 2 smartphone baru yaitu Razr D1 dan Razr D3.
Kedua smartphone tersebut untuk diawal akan terlebih dulu dijual di kawasan Amerika Latin tepatnya di Brasil. Motorola juga akan menjual smartphone tersebut di kawasan Asia seperti Cina, Indonesia, India, dan Vietnam dan negara-negara lainnya.
Motorola Razr D1 punya spesifikasi standar untuk ukuran smartphone sekarang. Layarnya hanya 3.5 inch, sedangkan prosesor yang dipakai adalah single core 1 GHz dengan RAM 1 GB.
Beberapa spesifikasi lain yang ada pada Razr D1 yaitu memori internal 4 GB + micro SD (maksimum 32 GB), baterai 1785 mAh, android versi 4.1 (dijanjikan akan mendapatkan update), dan tersedia dalam 2 versi yaitu single sim dan dual sim.
Lalu ada smartphone yang kedua yaitu Razr D3. Smartphone yang satu ini punya spesifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan Razr D1. Sama seperti Razr D1, Razr D3 punya 2 versi yaitu versi single sim ataupun versi dual sim.
Motorola Razr D3 punya layar seluas 4 inch. Sedangkan prosesornya berjenis dual core 1.2 GHz dengan tambahan RAM 1 GB. Memori internalnya sebesar 4 GB dengan tambahan slot micro SD yang mampu menampung memori eksternal sampai dengan 32 GB.
Beberapa spesfikasi lain pada Razr D3 yaitu android veri 4.1 Jelly Bean, baterai 2000 mAh. Untuk harga, Razr D1 akan dihargai sekitar 280 US Dollar atau sekitar 2.7 juta (untuk versi dual sim), sedangkan Razr D3 yaitu 407 US Dollar atau sekitar 3.9 Juta (versi dual sim)


Read more: http://blog.fastncheap.com/razr-d1-dan-razr-d3-2-smartphone-baru-dari-motorola/#ixzz2Nl44dqMh

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes