Friday, 1 March 2013

Tutorial Memindahkan Memori Aplikasi Ke microSD Dengan Link2SD Pada Android


Bagi anda yang mempunyai smartphone android entah itu dari Samsung, HTC, Sony (Sony Ericsson), ataupun yang lain, pasti ingin memori internal yang ada di dalam smartphone yang anda gunakan tersebut masih tersisa lebih banyak agar tidak lelet ataupun lemot.

Bagi smartphone yang memiliki memori internal diatas 1GB , mungkin problem tersebut tidak akan terjadi. Namun tips dan tutorial memindahkan alokasi memori yang dipakai oleh aplikasi bisa dipindah ke memori eksternal dengan memakai aplikasi Link2sd.
Syarat-syarat bisa menggunakan aplikasi Link2sd sebagai berikut ;
  • Device atau samrtphone android yang sudah di root.
  • Terdapat slot microSD yang bisa digunakan untuk menambah memori eksternal (microSD dengan class lebih besar, maka lebih bagus) .
Berikut ini beberapa bahan yang harus didownload untuk bisa menggunakan Link2sd ;
  • Download MiniTool Partition Wizard Home disini
  • Donwload aplikasi Link2sd disini
Setelah semua bahan sudah didownload, maka ikuti tutorial tahap pertama yaitu partisi microSD berikut ini ;
  1. Instal MiniTool Partition Wizard di PC atau notebook
  2. Backup file-file penting yang tersimpan di microSD
  3. Masukan microSD ke PC atau notebook menggunakan card reader
  4. Format microSD ke format FAT 32 dengan menggunakan windows explorer di PC atau notebook.
  5. Buka aplikasi MiniTool Partition Wizard yang tadi sudah diinstal
  6. Sorot ke partisi memori eksternal microSD (bukan ke partisi yang C ataupun yang D).
  7. Klik menu Move/Resize di bagian atas.
  8. Atur berapa MB yg mau dibagi. Direkomendasikan pada partisi pertama 80% kapasitas MicroSD , yang 20% dialokasikan buat partisi ke dua)
  9. Partisi pertama maupun kedua harus berformat FAT 32.
  10. Jika sudah selesai, tekan menu Apply di bagian kanan atas dan biarkan prosesnya sampai selesai.
Jika sudah mengikuti tutorial partisi microSD seperti yang sudah dijelaskan diatas, maka sekarang saatnya proses pemindahan memori aplikasi ke microSD. Berikut ini tahapannya ;
  1. Copy aplikasi Link2sd yang sudah di download tadi dan masukan ke device/smartphone dalam keadaan mati.
  2. Nyalakan device dan biarkan beberapa saat.
  3. instal aplikasi Link2sd .
  4. setelah terinstal, buka aplikasi Link2sd (jika meminta autentifikasi dari superuser, klik Allow).
  5. Sesaat setelah membuka aplikasi Link2sd, maka akan muncul pop up. Maka pilih FAT 16/32.
  6. Jika device mengalami reboot otomatis, biarkan sampai kemudian device menyala kembali.
  7. Setelah menyala, buka kembali aplikasi Link2sd.
  8. Anda bisa menset otomatis aplikasi yang nanti akan diinstal untuk dipindah ke microSD dengan cara buka setting di Link2sd, lalu enable fitur Auto Link. Dan Auto Link Setting bisa anda set dengan meng-enable kan application file, dalvik cache, dan library files.
  9. Sedangkan aplikasi yang sudah terlanjur terinstal dan belum dipindah, maka bisa dengan mencari aplikasi tersebut di Link2sd lalu pilih Create link.
Dengan cara tersebut, anda bisa menghemat alokasi memori internal pada smartphone android anda. Link2sd sangat dibutuhkan pada smartphone android dengan memori internal yang kecil.
Catatan terakhir ialah, soal pemindahan link dari memori internal ke Link2sd. Jangan pernah memindahkan aplikasi bawaan ataupun aplikasi yang bukan anda ketahui sebelumnya. Aplikasi yang dipindah alokasi memorinya sebaiknya hanya untuk aplikasi-aplikasi yang anda download dan instal, jangan aplikasi bawaan.
Semoga artikel cara memindahkan file, folder dan aplikasi pada Android dengan menggunakan Software Link2SD ini bisa bermanfaat untuk anda.


Sumber: http://blog.fastncheap.com/tutorial-memindahkan-memori-aplikasi-ke-microsd-dengan-link2sd-pada-android/#ixzz2E4NaTkDt

ZTE Akan Merilis Smartphone Firefox OS Awal 2013


Tak cukup dengan mengadopsi platform os android dan Windows Phone 8, ZTE nampaknya masih terus berupaya mencari jalan agar bisa sukses dalam menghadapi persaingan di segmen smartphone. Dengan menggandeng Mozilla, ZTE dikabarkan akan merilis smartphone dengan os Firefox pada awal 2013 mendatang.


ZTE dan Mozilla yang pada awal tahun ini mengumumkan kemitraan mereka dalam sebuh proyek bernama Firefox os, nampaknya benar-benar serius untuk memasuki pasar smartphone yang kini didominasi olah android dan ios.
Walaupun banyak kalangan pesimis dengan kehadiran os Firefox, namun ZTE dan Mozilla yakin bahwa kemitraan mereka akan banyak menghasilkan keuntungan bagi keduanya dan yang paling penting bisa mendapat jalan yang bagus bagi penjualan dan penggunaan smartphone berplatform os Firefox.
Seperti yang kita ketahui, android terus tumbuh dan mempunyai presentase sekitar 53 % dari populasi smartphone dunia. Begitu pula dengan ios dari Apple yang masih bertahan di kisaran 34 % membayangi android dibelakang.
Microsoft yang akan mengeluarkan os terbarunya yaitu Windows Phone 8 pada tahun ini juga terus berupaya meraih hasil positif dengan menggandeng mitra seperti Samsung, Nokia, HTC dan lainnya. Walaupun masih duduk di posisi no 4, Windows Phone nampaknya akan menjadi kekuatan baru yang akan mengganjal dominasi android dan ios.
Sedangkan os BlackBerry yang kini semakin tenggelam terus berupaya bangkit dengan menyiapkan os terbaru mereka yaitu os Blackberry 10. Dengan presentase yang kini tinggal 9 %, RIM sebagai pembesut os BlackBerry optimis dapat kembali mendapat tempat di kalangan konsumen.
Dengan fakta seperti itu, ZTE dan Mozilla menyiapkan strategi baru untuk masuk ke pasar smartphone. Dengan meluncurkan smartphone dengan os Firefox di negara berkembang seperti Brazil, Keduanya optimis dapat meraih hasil positif pada tahun depan.

Sumber: http://blog.fastncheap.com/zte-akan-merilis-smartphone-firefox-os-awal-2013/#ixzz2E9mZftyM

Sony Rilis Smartphone Android Dual Sim Xperia E


Tak hanya menjanjikan akan merilis smartphone dengan spesifikasi high end seperti yang dimiliki Sony Yuga, Sony juga kembali merilis smartphone seri Xperia yang masuk kategori low end seperti yang ada pada Xperia E yang punya fitur dual sim didalamnya.

Xperia E merupakan smartphone yang bisa dikatakan menyasar segmen menengah kebawah, sama seperti Xperia Tipo yang sudah terlebih dahulu muncul di pasaran. Xperia E diaharapkan mampu bersaing dengan smartphone android dual sim murah dari Cina yang saat ini terus membanjiri pasaran.
Xperia E bakal dirilis dalam dua versi. Versi pertama berjenis single sim, dan versi yang kedua akan mempunyai 2 slot sim card yang berarti punya fitur dual sim. Lebar layarnya hanya 3.5 inch dengan versi android 4.0 ICS bakal mendapat update ke android 4.1 Jelly bean.
Dari jenis prosesor yang digunakan, Xperia E masih menggunakan jenis prosesor lama yang sudah dimodifikasi oleh Qualcomm yaitu prosesor Snapdragon MSM7227A 1 GHz. RAM nya kemungkinan hanya sebesar 512 MB.
Kamera yang terpasang pada Xperia E, Sony hanya memberikan satu buah kamera dengan resolusi 3.2 mega piksel. Dan dengan resolusi kamera yang begitu rendah, bisa dikatakan bahwa Xperia E merupakan smartphone android yang bakal dibandrol murah.
Salah satu keunggulan yang diklaim Sony ada pada Xperia E ialah tekhnologi stand by mode yang bisa membuat baterai akan lebih hemat. Karena pada saat stand by, hanya fitur telepon dan SMS saja yang masih aktif di Xperia E.
Xperia E single Sim akan dijual dalam 3 warna yaitu hitam, putih dan pink. Sedangkan untuk versi dual sim, Xperia akan tersedia dalam 2 warna saja yaitu hitam dan gold.


Sumber: http://blog.fastncheap.com/sony-rilis-smartphone-android-dual-sim-xperia-e/#ixzz2EKEGCItI

Archos GamePad, Tablet Android Untuk Bermain Games



Perangkat tablet pada umumnya akan mempunyai desain layar sentuh dengan ukuran yang lebar, serta sisi samping yang tidak begitu luas. Berbeda dengan Archos GamePad yang dirancang menjadi sebuah perangkat tablet android, namun juga bisa difungsikan untuk bermain games.


Dari sisi desain yang ada pada Archos GamePad, terlihat sekali bagaimana Archos memfungsikan tablet terbarunya tersebut bisa menjadi perangkat games portable dengan fitur layaknya sebuah tablet yang mengadopsi platform android.
Terdapat 14 tombol fisik untuk bisa memainkan games sesuai gamepad pada umumnya. beberapa diantaranya ialah seperti tombol analog yang terpasang cukup rapi di sisi kanan dan kiri. Dengan kehadiran tombol-tombol layaknya joystick tersebut bisa memudahkan pengguna yang gemar memainkan games diwaktu senggang.
Lalu bagaimana dengan spesifikasi yang ada Archos GamePad? Jangan khawatir, karena Archos GamePad mengusung prosesor dual core 1.6 GHz Rockchip RK3066. Walaupun terbilang belum begitu tinggi, namun dengan spesifikasi tersebut, nampaknya sudah cukup memainkan beberapa games HD yang ada di Google Play.
Layar seluas 7 inch juga terbilang lebar jika dibandingkan memainkan games di smartphone yang rata-rata mengusung layar dibawah 5 inch. Terdapat juga memori internal yang mempunyai ukuran sebesar 8 GB dan slot microSD yang mampu menampung sampai dengan 64 GB.
Beberapa spesifikasi lainnya yang ada pada Archos GamePad yaitu RAM 1 GB, GPU Mali 400, android 4.1 Jelly Bean, dan port mini HDMI yang bisa disambungkan ke layar monitor. Untuk harga, Archos GamePad akan dibandrol sekitar 150 Euro atau sekitar 1.8 juta lebih jika dirupiahkan.


Sumber: http://blog.fastncheap.com/archos-gamepad-tablet-android-untuk-bermain-games/#ixzz2EklhtvpK

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes